Travel Experiences

(Nat) Pulang ke Kampung Igo, nyasar ke Singkawang – 10 Feb 17

Setelah bermalam di Harris Pontianak, kami melanjutkan trip kami ke Singkawang. 

Never start a day without a good breakfast. Kami mulai hari kami dengan makan bubur ikan Ahian di Pontianak. 

Nah, bubur ini berbeda dengan bubur lainnya. Kenapa? karena kalau ibaratnya nasi sudah menjadi bubur, yang ini, nasinya masih bisa digodok biar jadi bubur 😁. Bubur Ikan AHian itu lebih seperti Nasi Bakmoy ya.. atau kalau kerenan dikit kaya Ochazuke (nasi pakai green tea broth). Enak! dan ruameee poll! siap2 aja buat ngantri ya. Jangan takut karena ikannya fresh. Jadi tidak amis dan dagingnya masih keras. Kuahnya agak sedikit berminyak sih, tapi banyak garlicnya.

Karena Nat pergi jalan2 sama tante2 yang juga doyan makan, salah satu tante ada pesan bubur babi di dekat sini. Nah kalau yang ini beneran bubur. Enak juga! 

Setelah itu, pada lapar mata and end the meal with dessert. Di depan bubur ikan Ahian, ada gerobak yang jualan dessert a la Pontianak. Namanya Che Hun Tiao. Jangan khawatir kotor ya, betul2 amazingly clean deh itu si koko yang jual.

Che Hun Tiao itu isinya ada kacang merah, cincao, kue hijau dan selendang mayang. Kuahnya pakai santan dan gula merah. Yummy! 

After all those good foods in the tummy, berjalanlah kami ke Singkawang. Di singkawang itu kalau lagi Cap Go Meh, harga hotel naik 3x sampai 4x lipat. Kami stay di pastoran waktu tiba di sana. Waktu tiba di Singkawang, hari sudah sore. Tapi lapaaar banget. Jadi kami semua makan di Pondok Diponegoro. Makanannya enak2. Ruame poll. Jadi agak lama ya servicenya. 

ini namanya labi2. Enak sih. Pertama Nat kira ini ayam/babi. Ternyataaaa… ini kura2 😱. Kuahnya sih enak ya, tapi berhubung Nat punya kuya di rumah, rasanya ga tegaa… 😢. Nat ga sentuh lagi setelah nyoba satu. Apalagi pas udah diceritain how they slaughter them.

Berhubung waktu itu pada kelaparan semua, jadi makanan yang tiba siap dimakan langsung. Ga basa basi, siapa cepat dia dapat. Jadi fotonya juga ga semua ya… kira2 beginilah makanan di Diponegoro

ikan asam manis. Enak! kalau lagi makan ini, ingat temen kerja dari Singkawang. Jago bener kasih tau ikan yang fresh and engga. 

stuffed crab (although banyak tepung, tapi Nat tetap suka)

Udang asam manis kalo ga salah.. ya rasanya sih asam manis.. lupa namanya 😅

ngo hiong

ya kurleb begitulah.. makanan di Diponegoro itu..

Nat suka sekali dengan suasana Singkawang kalau sedang festival Cap Go Meh. Waktu kami tiba, langsung disambut dengan lampion.

Singkawang itu terkenal dengan kuil2nya. Nah kalau lagi Cap Go Meh, ada beberapa festival di sana. 2 hari sebelumnya pasti ada festival lampion, sehari sebelumnya suasana Cap Go Meh sudah terasa. Festival tatung dimulai dari malam sebelum Cap Go Meh hingga hari H siang. 

Tahun ini, suasananya cukup meriah. Jumlah tatungnya sekitar 500an dan itu termasuk dari warga Tionghoa dan suku Dayak. Pukul 6 pagi, para tatung sudah mulai ke balai kota dan siangnya, jalanan ditutup untuk perarakan Tatung.

Nat sih takut ya foto tatung2nya. Jadi Nat foto kuilnya aja sama suasana di sana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s